Top
Begin typing your search above and press return to search.

Selama puasa layanan vaksinasi  Covid-19 buka saat Tarhima

Elshinta.com, Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah nol kasus meski demikian pelayanan vaksinasi tetap buka. Bahkan saat tarawih dan silaturahmi bersama (tarhima), tenaga kesehatan (nakes) sigap untuk melayani masyarakat yang akan vaksin. Saat meninjau, Bupati Kudus Hartopo salut dengan semangat tenaga kesehatan yang bertugas.

Selama puasa layanan vaksinasi  Covid-19 buka saat Tarhima
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah nol kasus meski demikian pelayanan vaksinasi tetap buka. Bahkan saat tarawih dan silaturahmi bersama (tarhima), tenaga kesehatan (nakes) sigap untuk melayani masyarakat yang akan vaksin. Saat meninjau, Bupati Kudus Hartopo salut dengan semangat tenaga kesehatan yang bertugas.

"Luar biasa masih tetap semangat melayani warga", ujarnya usai Tarhima seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (1/4).

Hartopo menjelaskan pelayanan vaksinasi penting. Terutama memastikan seluruh masyarakat terlindungi dari Covid-19. Pihaknya menjelaskan vaksin sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak gampang tertular Covid-19.

"Memang di Kudus sudah tidak ada kasus Covid-19. Tapi vaksinasi itu kan fungsinya untuk kekebalan tubuh. Biar sehat, jadi vaksinasi tetap perlu," lanjutnya.

Dijelaskan, setiap ada kegiatan Tarhima, tenaga kesehatan puskesmas setempat menyediakan vaksin Pfizer. Mereka melayani masyarakat untuk vaksinasi baik dosis pertama, kedua dan lanjutan (booster).

Selain pelayanan kesehatan, bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan. Mulai dari santunan anak yatim/piatu, bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan, santunan kematian, pentasyarufan dana ZIS dari Baznas, dan bantuan sarpras peribadatan dan pendidikan keagamaan.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk bersyukur karena tahun ini silaturahmi bisa lebih longgar dan bebas. Itu berarti, roda perekonomian mulai berputar setelah terdampak pandemi. Dengan dana dan kegiatan yang disalurkan di Kecamatan Gebog tahun ini sebesar 42,2 miliar rupiah, Hartopo meminta pemerintah desa memulai pembangunan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire